Kamis, 25 Juni 2015

BANK BRI CABANG TANJUNG REDEB SIAP MEMBANTU PEMBUATAN DAN PENCETAKAN DAFTAR MENU & HARGA BAGI PARA PKL DI TEPIAN SUNGAI SEGAH SERTA MENAWARKAN FASILITAS EBANKING BAGI PARA PKL

TANJUNG REDEB – Mayoritas masyarakat ingin bersantai bersama keluarga menikmati indahnya malam di Tepian Sungai Segah, namun malah dijadikan kesempatan bagi para Pedagang Kali Lima (PKL) untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya dengan menetapkan harga tinggi sesuka hati. Kini, banyak warga memilih menghindari bersantai dikawasan itu.
Warga Kampung Teluk Sulaiman Mahmud Kijai mengatakan saat bersantai di Tepian bersama keluarganya, mereka hanya memesan 3 kaleng minuman ringan, segelas minuman anak-anak dan 2 roti bakar. Namun, harga yang harus dibayar sebesar Rp80 ribu, dengan rincian 3 kaleng minuman ringan Rp50 ribu, minuman anak-anak Rp10 ribu dan roti bakar Rp20 ribu.
“Dengan terpaksa dibayar juga, sambil berlalu dengan hati kesal. ini penipuan bukan, pemerasan juga tidak?,” ucapnya heran.

Warga Jl Bujangga Tanjung Redeb Sekar Riang Purnama mengatakan, akibat perlakuan pedagang di Tepian yang seenaknya menetapkan harga dagangannya, maka dirinya dan keluarga sudah menghindari bersantai di Tepian.
“Bagaimana tidak, harganya bukan main nguras dompet. Padahal yang dipesan tidak seberapa, lebih baik ditempat lain porsi sama tapi harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Ulah oknum PKL yang menetapkan harga tinggi sesuka hati disorot Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.
Kepala Bidang Pengelola Pasar Diskoperindag Yusriansyah mengatakan, keberadaan PKL di Tepian Tanjung Redeb itu sebenarnya merupakan aset pemerintah. Sebab mereka akan diikutsertakan dalam penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP Awards) Bidang Penataan PKL. Oleh sebab itu, Diskoperindag akan melakukan penataan dan pengaturan secara menyeluruh.

“Saat ini, kita telah menyusun proposal dan melakukan penataan untuk menyertakan PKL dalam IMP Award. Salah satu hal yang akan ditata adalah persoalan harga. Kalau PKL menetapkan harga yang tinggi, maka akan sulit menyertakan mereka dalam IMP Award, jadi Pemkab dalam hal ini tentu akan menertibkannya,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Perlindungan Konsumen dan Metrologi Diskoperindag Abdul Kadir mengatakan, memang telah banyak keluhan masyarakat yang disampaikan terkait harga tinggi yang ditetapkan PKL Tepian. Untuk itu, dalam waktu dekat, akan dilakukan penertiban.

“Penertiban yang dilakukan, bukan untuk mengintervensi harga. Tetapi sifatnya hanya menghimbau saja. Sebab, dalam peredaran barang, Diskoperindag hanya pengawas saja. Himbauan yang dilakukan diantaranya meminta PKL Tepian untuk mencantumkan daftar harga. Sehingga tidak lagi merugikan masyarakat, utamanya dalam hal kenyamanan. Hal ini pun telah diatur dalam Perda Nomor 5/2004,” ujar Kadir.

Dia menambahkan, dengan adanya daftar harga itu, maka diyakini tidak akan ada lagi keluhan dari masyarakat terkait harga yang tinggi. Sebab daftar harga berfungsi sebagai bahan pertimbangan bagi masyarakat yang berkunjung ke Tepian Tanjung.

“Jadi keputusan memesan atau tidak di tempat (PKL Tepian) itu sudah menjadi haknya masyarakat. Kalau ternyata, pengunjung tetap memesan, maka bukan salah PKL lagi,” pungkas Kadir.(nsb)

Melihat Kondisi seperti ini Tidar Riyadi Pimpinan Bank Rakyat Indonesia Cabang Tanjung Redeb melalui Bimo Heru A selaku Asisten Manager Bisnis Mikro BRI menyatakan siap mendukung langkah Dinas Perindustrian , Perdagangan dan Koperasi untuk melakukan penataan para PKL , kami siap membantu membuatkan dan mencetakkan Daftar Menu + Harga untuk para PKL Tepian yg representatif agar para PKL menjadi lebih terbantu dan tidak repot harus mencetak sendiri karna mengingat bahwa PKL Tepian ini merupakan Aset Daerah yg harus diberdayakan dan mereka juga merupakan bagian penting dari objek wisata di Berau Ucap Bimo Heru Antono sehingga perlu kita tingkatkan daya jualnya. Selain itu mendengar bahwa PKL Tepian akan diikutsertakan dalam lnovasi Managemen Perkotaan Awards dibidang Penataan PKL oleh Pemkab Berau, Bank BRI jg menawarkan Fasilitas Mocash BRI untuk para PKL ditepian sehingga para pengunjung tepian dapat dipermudah saat melakukan pembayaran ke para PKL cukup dengan menggunakan HP saja / Pembayaran Non Tunai.( PKL Berau Berbasis E-Banking ) sehingga bisa menambah point positif dalam penilaian ajang lomba / award tersebut ucap Bimo Heru Antono.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar